Exchange Rate Position

Siapapun yang melakukan operasi pasar valuta aing, arus kasnya dapat terpengaruh oleh perubahan-perubahan kurs-yaitu harga konversi mata uang satu terhadap mata uang lainnya. Apabila dilakukan operasi ini-seraya membiarkan arus kas tersingkap (ter- expose) terhadap perubahan-perubahan kurs, maka dikatakan bahwa arus kas dalam posisi kurs ( exchange rate position). Posisi kurs menjadi long jika jumlah pembelian mata uang tertentu lebih besar daripada jumlah penjualannya. Sebaliknya, dikatakan short jika jumlah pembelian mata uang tertentu lebih kecil daripada jumlah penjualannya. Dengan perkataan lain, posisi long atau short terjadi apabila ada perbedaan jumlah pembelian dan penjualan mata uang tertentu. Dalam bahasa perbankan, selisih jumlah pembelian dan penjualan ini dinamakan exposure.